MODEL PEMBELAJARAN PREDIKSI, OBSERVASI, DAN EKSPLANASI (POE) PADA PEMBELAJARAN KONSEP SEL VOLTA

Yunita Yunita

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Prediksi, Observasi, dan Eksplanasi (POE) dalam pembelajaran konsep sel volta, dimana metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kelas. Sampel penelitian adalah 30 siswa kelas XII IPA di salah satu sekolah di Kota Bandung. Data kuantitatif diperoleh melalui tes kognitif yang kemudian dianalisis secara deskriptif, sementara data kualitatif diperoleh melalui wawancara yang kemudian diolah dengan cara dideskripsikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa  kemampuan Prediksi, Observasi, dan Eksplanasi (POE) secara umum mencapai nilai rata-rata 71,60 dengan rincian nilai rata-rata kemampuan Prediksi 60,70 termasuk kategori cukup, Observasi 88,00 termasuk kategori sangat baik dan Eksplanasi 66,00 termasuk kategori baik. Kemampuan kognitif dalam menghitung potensial sel, mengurutkan daya pereduksi (dari yang paling kuat ke paling lemah), dan menentukan reaksi yang berlangsung tidak spontan berdasarkan gambar rangkaian sel volta, masih tergolong kurang. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran konsep sel volta dengan menggunakan model pembelajaran POE adalah 1) kurangnya penguasaan akan konsep prasyarat tentang reaksi redoks, 2) tidak mampu mengintegrasikan konsep sebelum dan setelah pembelajaran dan, 3) tidak mengenal model pembelajaran ini sebelumnya.

Kata Kunci : Kemampuan Prediksi, Observasi, dan Eksplanasi, pembelajaran konsep sel volta.


Full Text:

PDF

References


Anshory, I. (2000). Acuan Pelajaran Kimia SMU Jilid 3. Jakarta: Erlangga

Chang, R. (1998). Chemistry, Sixth Education. United State of Americe: McGraw-Hill.

Depdiknas. (2001). Kurikulum Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran Kimia SMU. Jakarta: Pusat Kurikulum

Keenan, C. W, dkk. (1996). Kimia Untuk Universitas. Ed VI. jilid II. Jakarta: Erlangga.

Liew, C. W. (2004). The Effektiveness of Predict-Observe-Explain Technique in Diagnosing Students Understanding of Science Identifying Their Level of Achivement. Tesis. Curtin University Of Technology.

Methembu, Z. (2001). Using the Predict-Observe-Explain Technique to Enhance the Students’ Understanding of Chemical Reactions (Short Report on Pilot Study). Makalah pada Annual Meeting of Australian Association for Research in Education.

Muhibbin, S.(2005). Psikologi Belajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Mulyasa. (2009). Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Nelson, S. (1998). Penelitian Kelas, Teori, Metodologi dan Analisis. Bandung CV. Andiri.

Shyang Lin Huan et al. (2009). Student Dificulties in Learning Electrochemistry. Proc.Natl. Counc. ROC (D). 12: 100-105.

Widyaningtyas, R. (2009). Peranan Guru dalam Melakukan Penilaian Keterampilan Proses. Jurnal Pendidikan dan Budaya.1-3. (Diakses melalui : http://educare.e-fkipunla.net, 5 Januari 2014)

Yunita. (2010). Media Pembelajaran. Bandung : Insan Mandiri

Yusa, F. (2007). Penggunaan Media Presentasi Animasi untuk Memperbaiki Miskonsepsi Mahasiswa Pada Pergerakan Arus Listrik Dalam Sel Volta dan Sel Elektrolisis. Skripsi tidak diterbitkan.




DOI: http://dx.doi.org/10.18269/jpmipa.v19i2.466

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



JPMIPA http://journal.fpmipa.upi.edu/index.php/jpmipa/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) or Journal of Mathematics and Science Teaching 

All rights reserverd. pISSN 1412-0917 eISSN 2443-3616

Copyright © Faculty of Mathematics and Science Education (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

 

View My Stats