IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DENGAN MENGUNAKAN METODE MAGNETOTELLURIK DAERAH SEKITAR BOGOR JAWA BARAT SEBAGAI POTENSI SISTEM HIDROKARBON

Erdi Erdiansyah, Mimin Iryanti, Dadan Dani Wardhana

Abstract


Cekungan Bogor merupakan mandala sedimentasi yang dicirikan berupa sebaran fragmen batuan beku dan batuan sedimen. Pada suatu cekungan sedimen terdapat unsur penting pembentuk sistem Hidrokarbon (Sistem minyak dan gas bumi), yaitu batuan sumber (source rock), reservoir, lapisan penutup (seal), dan perangkap (trap). Survei geofisika yaitu metode Magnetotellurik telah dilakukan di daerah penilitian untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan sebagai potensi hidrokarbon. Metode MT merupakan pengukuran pasif memanfaatkan variasi medan listrik dan medan magnet yang berubah terhadap waktu, sehingga diketahui pencitraan struktur bawah permukaaan berdasarkan distribusi nilai resistivitas bawah permukaan. Berdasarkan hasil penampang dua dimensi diperoleh nilai resistivitas rendah yaitu 2 – 16  yang merupakan batulempung (claystones), yang diindikasikan sebagai lapisan penutup (Seal). Untuk nilai resistivitas sedang yaitu 16 – 128 , yang merupakan batuan sedimen klastik yaitu sandstones dan diindikasikan menjadi batuan penyimpan hidrokarbon (reservoar rock). Sedangkan untuk nilai resistivitas tinggi yaitu diatas 1024 , yang diidentifikasi sebagai batuan karbonat berupa batugamping (limestones) yang diindikasikan sebagai batuan induk (source rock) sebagai penghasil hidrokarbon dan terdapat perangkap hidrokarbon yang terlihat ditafsirkan merupakan perangkap struktural berupa jebakan antiklin dan sinklin. 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.